Sinopsis Film Tenung Netflix: Misteri Santet & Keluarga

Film yang akhirnya tayang di Netflix ini diambil dari sebuah novel yang dibuat sebagai kenang-kenangan pernikahan Risa Saraswati & Dimasta. Cerita dimulai dengan seorang ibu-ibu yang memiliki rambut sangat panjang, sedang melihat sebuah foto yang mungkin dirinya bersama seorang pria. Lalu adegan berganti ke seseorang yang melakukan ritual perdukunan, dan ibu itu mulai sakit-sakitan. Dari judulnya, Tenung sudah terlihat seperti cerita tentang santet, tapi bedanya tenung tidak menggunakan paku, kawat, atau benda-benda seperti itu dalam serangannya.

Apakah film ini menjelaskan tentang tenung? Apa sebenarnya tenung yang dimaksud di film ini? Ceritanya tentang sebuah keluarga yang berkumpul setelah ibu mereka sakit parah dan meninggal. Tapi keluarga ini tidak harmonis. Konflik terjadi antara ibu bernama Linda dan ketiga anaknya: Ari, Ara, dan Ira. Saat berkumpul, terungkap masalah masa lalu keluarga ini. Meskipun Ari, Ara, dan Ira saudara, ayah mereka berbeda-beda. Ternyata, ibu mereka, Linda, dulu seorang pelacur, dan anak-anaknya lahir dari pelanggan ibunya.

Sinopsis Tenung

Film Tenung bercerita tentang Ira (Aisyah Aqilah), seorang gadis muda yang selama bertahun-tahun merawat ibunya, Linda (Ony Seroja Hafiedz), yang sakit jiwa karena ilmu hitam. Di tengah kesulitan dan rasa sayang, Ira dan kakaknya, Ari (Emir Mahira), terus berusaha merawat ibu mereka yang sudah tidak bisa membedakan kenyataan dan halusinasi.

Namun semuanya berubah saat Linda meninggal. Sayangnya, kematian itu bukan akhir, tapi awal teror. Saat jenazah Linda dilompati kucing hitam sebelum pemakaman, dia tiba-tiba bangkit, tapi bukan sebagai dirinya dulu. Sejak itu, keluarga Ira mengalami kejadian aneh dan menakutkan, membuat Ira harus menghadapi kenyataan sulit.

Latar Belakang Tenung

Disutradarai oleh Rizal Mantovani dan diadaptasi dari novel karya Risa Saraswati dan Dimasta, Tenung mengusung nuansa horor klasik Indonesia dengan sentuhan mistik, dibalut dalam suasana tahun 90-an. Setting tahun 90-an terlihat dari properti dan kostum, tapi tidak banyak mempengaruhi cerita kecuali pada cara komunikasi lewat surat seperti sahabat pena.

Sayangnya, sebagian besar adegan hanya berlangsung di satu rumah, dengan beberapa scene di luar dan pasar yang kurang menyegarkan suasana. Efek visual menjadi kelemahan film ini. Misalnya, tangan iblis terlihat kasar dan terlalu animasi, mengurangi suasana horor yang ingin dibuat. Namun, musiknya cukup kuat, menggunakan jumpscare di beberapa adegan yang membuat penonton tetap tegang.

Pemeran Tenung

Daftar Pemeran Utama dan Pendukung

  • Aisyah Aqilah sebagai Andira / Ira
  • Emir Mahira sebagai Ari
  • Sonia Alyssa sebagai Ara
  • Seroja Hafiedz (Ony Serojawati) sebagai Linda
  • Humaira Jahra sebagai Adelia
  • Roby Tremonti sebagai Kang Fial
  • Andi Bersama sebagai Ustad Kholil
  • Anya Zen sebagai Nisa

Tema dan Makna

Tema Utama Film

  • Ilmu Hitam dan Mitos: Mengangkat praktik mistis tradisional yang lebih tajam dan menyakitkan dibanding santet biasa.
  • Keluarga Retak (Dysfunctional Family): Menyoroti hubungan berjarak antara seorang ibu bernama Linda dan anak-anaknya.

Makna Mendalam Cerita

  • Dampak Pilihan Hidup: Masa lalu Linda membentuk luka batin bagi anak-anaknya.
  • Konsekuensi Kejahatan: Teror tenung menjadi simbol balasan atas laku lampau yang buruk.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

  • Drama Keluarga yang Kuat: Memadukan unsur horor mistis dengan emosi serta dinamika hubungan anak dan ibu yang bernyawa.
  • Akting Memukau: Penampilan para pemain, terutama pemeran sang ibu (Linda) dan Ira (Aisyah Aqilah), dinilai sangat baik dannatural.
  • Sinematografi & Suasana: Pengambilan sudut kamera, tona warna, dan latar rumah berhasil membangun suasana mencekam.
  • Premis Menarik di Awal: Paruh awal cerita cukup kuat dalam merangkai misteri kiriman tenung mematikan.

Kekurangan

  • Penggunaan CGI Kurang Optimal: Visual efek untuk entiti atau makhluk jahat terkadang mengurangi rasa seram yang ingin disampaikan.
  • Plot Twist Kurang Berdampak: Kejutan di akhir cerita terasa kurang pas dan tidak didukung petunjuk yang matang sepanjang alur.
  • Pemilihan Musik/Soundtrack: Beberapa penonton menilai tata suara atau musik latar kurang pas dengan adegan tertentu.

Kesimpulan

Secara umum, film Tenung (rilis tahun 2025, bukan 2026) cocok ditonton bagi penggemar horor drama Indonesia. Film yang disutradarai Rizal Mantovani ini menggabungkan konflik keluarga yang emosional dan teror mistis tentang ilmu hitam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *