Film horor Indonesia Toko Perlengkapan Mayat akan tayang di bioskop mulai 6 Agustus 2026. Disutradarai dan ditulis oleh Surya Darmawan, film ini bercerita tentang usaha keluarga yang ingin bertahan, tapi malah terkena masalah karena perjanjian dengan kekuatan gaib.
Dengan tema pesugihan dan kutukan turun-temurun, film ini menggabungkan horor supranatural dan drama keluarga. Film ini tidak hanya menghadirkan teror dari makhluk gaib, tapi juga menunjukkan akibat dari memilih jalan pintas untuk sukses.
Beberapa aktor yang bermain dalam film ini adalah Dwiaffor, Ivana Meylanda Saragih, Bambang, Armhada Sijaya, A. Noufah Patadjangi, Baba Ong, Amir Desar, Muh Arif Budiman, dan Siti Sahrani.
Sinopsis TOKO PERLENGKAPAN MAYAT
Daeng Sarro (Armada Sijaya), pemilik usaha perlengkapan mayat, mengajak anak cucu menginap di rumahnya di desa terpencil setelah istrinya meninggal sampai masa berkabung selesai. Namun, Rahma harus kembali ke kota karena urusan penting, sementara anak-anaknya tetap tinggal di rumah itu. Hari demi hari, kejadian misterius mulai terjadi pada cucu-cucu Daeng Sarro.
Latar Belakang TOKO PERLENGKAPAN MAYAT
Lokasi syuting film ini berada di Bukit Kasepekang, Desa Majannang, Kabupaten Gowa. Tempat ini dulunya adalah benteng pertahanan yang dikelilingi dua gunung sebagai tempat perlindungan saat masa penjajahan. Film ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pariwisata di Bukit Kasepekang. Dibuat oleh Young Creative Entertainment, film ini menyajikan adegan seru dan memenuhi permintaan masyarakat untuk film horor. Film Toko Perlengkapan Mayat menampilkan visual dan suara yang menakutkan, serta adegan kekerasan dan darah yang cukup kuat. Lembaga Sensor Film menetapkan film ini untuk penonton usia 21 tahun ke atas. Pilihlah film sesuai dengan batasan usia yang ada.
Pemeran TOKO PERLENGKAPAN MAYAT

- Dwiaffor
- Ivana Meylanda Saragih
- Bambang
- Armhada Sijaya
- A. Noufah Patadjangi
- Baba Ong
- Amir Desar
- Muh Arif Budiman
- Siti Sahrani
Tema dan Makna
Tema Utama
- Pesugihan Bisnis: Praktik sesat pelaris toko jenazah demi keuntungan instan.
- Kutukan Turunan: Teror gaib yang menimpa anak-cucu akibat dosa leluhur.
- Tekanan Ekonomi: Kemiskinan dan himpitan hidup yang memicu hilangnya akal sehat.
Makna Cerita
- Kehancuran Serakah: Jalan pintas memberikan tumbal berujung pada kehancuran darah daging sendiri.
- Konsekuensi Moral: Pilihan hidup penuh dosa tidak akan pernah mendatangkan kebahagiaan sejati.
- Untuk informasi penayangan lengkap dan detail Sinopsis Toko Perlengkapan Mayat, Teror Pesugihan.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan
- Premis Unik: Cerita tentang usaha toko perlengkapan mayat yang memakai pelaris dan tumbal memberikan daya tarik horor yang berbeda.
- Pesan Moral Kuat: Menyampaikan akibat buruk dari ambisi manusia yang menghalalkan segala cara.
- Durasi Padat: Berdurasi sekitar 79 menit sehingga alur cerita tidak bertele-tele.
Kekurangan
- Risiko Klise: Tema pesugihan keluarga sudah sering diangkat dalam sinema horor Indonesia.
- Skala Terbatas: Produksi dan latar tempat yang cenderung minimalis dibandingkan film horor bujet besar.
Kesimpulan
Film Toko Perlengkapan Mayat adalah cerita horor tentang pesugihan dan bencana keluarga akibat ritual tumbal potongan tubuh yang dilakukan untuk memperlancar usaha. Menjadikan hal itu tentu pantas dan wajib untuk ditonton dengan keluarga.

Leave a Reply