Film berjudul “Sihir Pelakor” adalah film horor religi dari Indonesia yang akan tayang pada tahun 2025. Film ini disutradarai oleh Bobby Prasetyo dan diproduksi oleh Kharisma Starvision Plus. Ceritanya diambil dari kisah nyata yang pernah viral dan dibahas dalam podcast populer RJL 5. Film ini bercerita tentang teror ilmu hitam bernama “Sabdo Pandito” yang dipakai untuk merusak rumah tangga. Cerita utamanya mengikuti perjuangan seorang anak yang berani untuk menyelamatkan ayahnya dari pengaruh ilmu hitam tersebut.
Sinopsis Sihir Pelakor
Vita, seorang remaja yang tinggal bersama ibu dan adiknya, hidup bahagia sampai suatu hari ia melihat ayahnya, Edi, berselingkuh dengan Rini, seorang wanita misterius. Perselingkuhan itu juga memakai sihir untuk merusak keluarga mereka. Ayahnya pergi dan tidak kembali, meninggalkan Vita dan keluarganya dalam kesedihan dan masalah.
Sejak itu, rumah yang dulu hangat kini penuh dengan kejadian aneh dan menakutkan. Vita, ibunya, dan adiknya mulai merasakan teror supranatural. Mereka sadar keluarga mereka menjadi korban sihir pelakor. Vita tahu untuk menyelamatkan keluarganya, ia harus melawan kekuatan gaib dan mengungkap rahasia di balik sihir itu.
Latar Belakang Sihir Pelakor
Film Sihir Pelakor (2025) diambil dari kisah nyata yang viral di podcast RJL 5 tentang rumah tangga yang hancur karena perselingkuhan dan ilmu hitam. Film horor ini menceritakan perjuangan Vita (Neona Ayu) menyelamatkan ayahnya, Edi, dari sihir Sabdo Pandito yang dipakai oleh selingkuhannya, Rini.
Pemeran Sihir Pelakor

- Neona Ayu sebagai Vita
- Hana Malasan sebagai Vita dewasa
- Marcella Zalianty sebagai Jumiati, ibu Vita
- Jared Ali sebagai Dwi
- Fadi Alaydrus sebagai Dwi dewasa
- Fathir Muchtar sebagai Edi, ayah Vita
- Asmara Abigail sebagai Rini, pelakor
- Alfie Alfandy sebagai Ustaz Rahmat
- Indra Birowo sebagai Pak Burhan
- Sofia Yulinar sebagai Bu Burhan
- Adhisty Zara sebagai Penampilan Khusus
- Oce Permatasari sebagai Rahma
- Irma Desmond sebagai Wulan
- Ruth Marini sebagai Dukun
- Ara Ajisiwi sebagai Ratu Iblis
- Fajar Aditya sebagai Hartono
- Sania Leonardo sebagai Ningsih
- Nissy Ariana Meinard sebagai Maya
Tema dan Makna
Tema Utama:
- Perselingkuhan dan Ilmu Hitam: Film ini menyoroti penggunaan ilmu sihir (gendam Sabdo Pandito Ratu) yang digunakan oleh pihak ketiga (“pelakor”) untuk menguasai seorang pria, membuat pria tersebut meninggalkan istri dan keluarganya.
- Perjuangan Anak (Keluarga): Fokus cerita adalah perjuangan seorang remaja (Vita) yang berusaha menyelamatkan ayahnya dari pengaruh ilmu hitam dan mengembalikan keutuhan rumah tangga yang hancur.
- Teror Supernatural: Selain konflik drama, film ini menonjolkan teror mistis yang menghantui istri dan anak dari pria yang berselingkuh.
Makna Film:
- Dampak Buruk Selingkuh: Menunjukkan bahwa perselingkuhan tidak hanya menyakiti pasangan, tetapi juga menimbulkan trauma mendalam bagi anak-anak.
- Konsekuensi Perbuatan: Menggambarkan bahaya penggunaan ilmu hitam dalam hubungan cinta yang berujung pada kehancuran.
- Pentingnya Keberanian: Mengajarkan untuk berani menghadapi kejahatan, baik dalam bentuk tindakan nyata maupun teror supranatural, demi melindungi keluarga.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan
- Akting Pemain yang Memukau: Penampilan Asmara Abigail (sebagai pelakor) dinilai sangat memukau dan mencuri perhatian. Perseteruan emosional antara Neona Ayu (sebagai Vita) dan Asmara Abigail menjadi puncak emosi film ini.
- Perpaduan Drama dan Horor Lokal: Film ini berhasil menggabungkan isu sosial (perselingkuhan) dengan horor mistis lokal yang mencekam. Teror sihir “Sabdo Pandito” memberikan nuansa mistis yang kuat.
- Atmosfer yang Intens: Film berdurasi ±93 menit ini mampu membangun ketegangan secara perlahan, membuat penonton terus penasaran.
- Diangkat dari Kisah Nyata: Cerita yang diadaptasi dari kisah nyata Novita Indriani (podcast RJL5) memberikan nuansa kelam yang realistis dan emosional.
Kekurangan
- Horor Kurang Intens: Meskipun bergenre horor, beberapa ulasan menyebutkan bahwa horornya tidak terlalu intens dan lebih menonjolkan drama keluarga yang emosional.
- Eksplorasi Karakter Antagonis Kurang: Meskipun aktingnya bagus, beberapa pihak merasa naskah bisa mengeksplorasi lebih dalam motif dan sudut pandang karakter pelakor, yang tampak menyimpan banyak cerita namun tidak tergali maksimal.
- Pola Cerita yang Tertebak: Sebagai film yang fokus pada perselingkuhan, beberapa plot mungkin terasa klise bagi sebagian penonton, meskipun dibalut dengan unsur mistis.
Kesimpulan
Film horor “Sihir Pelakor” (2025) menceritakan bahwa perselingkuhan yang menggunakan ilmu hitam (Sabdo Pandito) adalah teror nyata yang merusak keluarga. Berdasarkan kisah nyata (podcast RJL5), film ini menampilkan perjuangan anak menjaga keharmonisan keluarga, pentingnya iman, dan bahwa kejahatan sihir bisa dilawan dengan mendekatkan diri pada Tuhan.

Leave a Reply